MEMELIHARA KEJUJURAN

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَمَرَنَا بِاْلاِتِّحَادِ وَاْلاِعْتِصَامِ بِحَبْلِ اللهِ الْمَتِيْنِ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، إِيَّاهُ نَعْبُدُ وَإِيَّاُه نَسْتَعِيْنُ. وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. عِبَادَ الله، اِتَّقُوا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَسَارِعُوْا إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. فقال تعالى : يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. أَمَّابَعْدُ؛
Sidang Jumat rahimakumullah
Sikap jujur merupakan sikap yang harus dimilki oleh setiap umat manusia, khususnya sebagai muslim. Sebab tanpa sikap jujur, akan sulit rasanya kita dapat dipercaya oleh masyarakat. Kaernanya kehidupan kita akan sulit pula berjalan dengan baik dan sukses.
Akan tetapi sikap jujur tersebut nampaknya sudah semakin langka di masyarakat kita, baik sikap jujur dalam pergaulan, perdagangan, pemerintahan maupun sikap jujur dalam hal-hala lain. Sehingga seakan-akan kejujuran menjadi semacam “binatang langka” ditengah masyarakat yang makin moderen ini.
Yang demikian itu dapat kita saksikan dilingkungan kita sendiri. Orang bergaul, banyak yang tidak jujur lagi, mereka akrab karena ada kepentingan, jika sudah tidak ada kepentingan lagi, maka keakraban pun tidak ada lagi. Dalam hal perdagangan, banyak yang curang dan dusta, mereka mencari keuntungan sebanyak-banyaknya walau harus merugikan dan mengecewakan orang lain. Demikian pula dalam pemerintahan, orang melakukan korupsi dianggap biasa, menyalahgunakan jabatan dan wewenang dianggap perbuatan yang tidak aneh. Akibatnya banyak uang negara yang hilang, banyak jabatan hanya untuk kepentingan pribadi, serta banyak rakyat yang dirugikan. Sungguh ketidakjujuran ini telah merajalela di masyarakat sehingga kewibawaan semakin hilang dan kehidupan masyarakat pun semakin timpang.
Sidang Jumat rahimakumullah
Semakin memudarnya sikap jujur di tengah masyarakat tersebut dapat terjadi karena :
Pertama, masih banyak orang menganggap bahwa kejujuran adalah sikap yang bersifat mengikat dan mengekang.
Sehingga manakala mereka bersikap jujur, maka mereka merasa tidak bebas dalam melakukan usaha-usahanya. Akhirnya dalam setiap usahanya, mereka tidak sungkan-sungkan melakukan kecurangan, kebohongan, maniupulasi, korupsi dan lain sebagainya. Mereka pun tak mau peduli jika perbuatannya banyak menelantarkan dan merampas hak-hak masyarakat.
Berlaku jujur bila dipandang oleh nafsu manusia yang serakah, memang seakan mengikat dan mengekang. Karena keinginan nafsu serakahnya selalu berkecendrungan ingin cepat kaya, cepat berkuasa tanpa hambatan dan kesulitan walaupun harus menempuh jalan yang haram.
Tetapi bila kita memandangnya melalui hati yang jernih dan pikiran yang mendalam, sikap jujur itu justru akan melancarkan dan mensukseskan usahanya. Sebab dengan sikap jujur tersebut ia akan disenangi dan dipercaya masyarakat. Disamping itu sikap jujur adalah perintah agama dan dibenarkan akal budi dan etika manapun. Tidak ada satupun budi manusia yang membenarkan adanya ketidak jujuran.
إن الصدق يهدي إلى البر وإن البر يهدي إلى الجنة, وإن الرجل ليصدق حتى يكتب عند الله صديقا. و إن الكذب يهدي إلى الفجور وإن الفجور يهدي إلى النار وإن الرجل ليكضب حتى يكتب عند الله كذابا (رواه البخاري وملم)
Sesungguhnya kebenaran (kejujuran) itu membawa kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Dan seserang yang membiasakan dirinya berkata benar akan tercatat disisi Allah sebagai orang yang benar (siddiq). Sedangkan dusta membawa kepada kejelekan, sedang kejelekan membawa ke neraka. Dan seseorang yang suka berdusta akan tercatat disisi Allah sebagai pendusta (HR. Bukhari Muslim).
Sidang Jumat rahimakumullah
Penyebab kedua yang bisa memudarkan sikap jujur adalah karena masih banuak orang menganggap bawah berlaku jujur tidak menguntungkan.
Anggapan tersebut lahir dari beberapa pengalaman mereka dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya di beberapa instansi, orang-orang yang berlaku jujur justru disingkiran, karena tidak mau diajak kerjasama dalam penyimpangan. Juga dalam perdagangan, orang-orang jujur tidak pernah dapat untung banyak sehingga terpaksa ikut-ikutan berlaku curang dan menipu.
Jeleknya nasib orang-orang yang jujur tersebut ialah karena sudah demikian merajalelanya ketidak jujuran, sehingga yang benar malah tesingkir dan jujur malah tesungkur. Meskpun begitu, agama dan hati nurani manusia tetap tidak akan pernah membenarkan sikap dan perbuatan yang tidak jujur itu, bahkan dalam agama perbuatan tesebut merupakan perbuatan dosa yang tercela.
Orang-orang yang tidak jujur meskipun sepintas nampak berhasil, tetapi hakikatnya keberuntungan itu memendam bahaya kehancuran yang amat dahsyat. Yaitu jika perbuatan tersebut diketahui pihak berwajib atau oleh masyarakat, pasti akan dituntut di depan pengadilan dan masyarakat.
Kalaupun perbuatan itu selamat dari pengawasan pihak yang berwajib atau masyarakat, yang pasti mereka tidak akan lepas dari pengawasan Allah Swt dan kelak di akhirat nanti dituntut di depan pengadilan yaumil hisab. Disamping itu juga harta dari hasil perbuatan yang tidak jujur, tidak akan memberikan ketenangan dan berkah sedikitpun pada diri dan keluarganya.
Sebagai muslim hendaknya kita senantiasa menegakkan kejujuran, kapan saja dan dimana saja kita berada, memberikan contoh kepada yang lain, serta mewarnai terhadap lingkungan. Dengna jalan itulah insya Allah kejujuran akan dapat di tegakkan.
Dalam hal ini allah Allah Swt, berfirman:
        
Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. (At-Taubah: 119)
Sidang Jumat rahimakumullah
Penyebab ketiga, yang menimbulkan sikap tidak jujur adalah karena masih banyak juga orang-orang yang menganggap bahwa masyarakat mudah di bohongi, sehingga mereka dengan seenaknya melakukan ketidak jujuran.
Perlu kita sadari bahwa masyarakat adalah kelompok makhluk berakal serta mempunyai pandangan yang tajam terhadap persoalan dan tidak mudah di kibuli dan dibohongi. Apalagi masyarakat di zaman moderen ini, mereka hidup di alam yang serba ilmu dan serba maju, tentu mereka akan lebih kritis lagi.
Kesadaran masyarakat tersebut ternyata telah dibuktikan oleh terbongkarnya berbagai kasus penyimpangan, penyelewengan dan penipuan yang diperbuat oleh orang-orang yang tidak jujur itu, sehingga mereka tidak dapat berkutik lagi, telah jatuh wibawanya dan telah tecoreng nama baiknya, suaranya tidak terdengar lagi dan bicaranya pun sudah tidak dipercaya lagi.
Adapun orang yang masih bergelimang dengan ketidakjujuran, terlibat dalam penipuan, penyelewengan dan penyimpangan, ia tidak akan lepas dari pengawasan masyarakat, cepat atau lambat perbuatannya pasti akan terungkap pula. Sedangkan diakhirat akan menerima siksaan yang lebih berat lagi. Firman Allah :
      •    
dan Katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (Al-Isra: 81)
Sidang Jumat rahimakumullah
Dari uraian tadi dapatlah disimpulkan: pertama, kejujuran merupakan sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh setiap umat, khususnya umat Islam. Kedua, berlaku jujur tidaklah mengekang dan merugikan, tetapi justru memudahkan dan menguntungkan. Ketiga, sikap dan perilaku yang tidak jujur tidak akan pernah membawa ketenangan dan kebahagiaan.
Sebagai penutup marilah kita laksanakan dan kita tegakkan kejujuran, serta kita warnai lingkungan kita dengan kejujuran tersebut. Semoga dengan jalan itu Allah akan melindungi dan memberkahi kita. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s