Islam; Agama yang selalu melawan kemunkaran sosial

Pada dasarnya, agama (Islam) tidak diturunkan dalam ruang hampa, agama diadakan sebagai rahmat untuk semesta alam. Agama dilahirkan untuk menertibkan semua chaos dan kekacauan yang diproduk manusia. Semua syariat agama diturunkan untuk membawa manusia dari dunia gelap ke dunia terang. Dari peradaban jahiliyah ke peradaban ilahiyah.
Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Nabi Syua’ib diutus untuk menertibkan teraju yang dipakai bangsa Madyan. Demikian pula dengan Musa, dia diutus untuk mengakhiri praktik penindasan suatu bangsa atas bangsa yang lain. Hal yang sama juga terjadi pada Daud, Shaleh, Ilyas, Ilyasa, Nuh, dan para Nabi lainnya. Kalau dicermati, semua kisah Nabi yang ada dalam Al-Qur’an, semuanya diutus untuk memperbaiki moral sesat masyarakat yang telah menjadi peradaban munkar.

Baca lebih jelas dalam  suara-muhammadiyah.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s