Pesona Liwa
Gempa Liwa terjadi pada 14 Februari 1994. Saat itu, Liwa, kota kecil ibukota Kabupaten Lampung Barat (Lambar), sebelah paling Barat Provinsi Lampung, rata dengan tanah. Fasilitas umum dan akses transportasi serta komunikasi lumpuh total.
Bencana alam itu membuat Liwa, dan Lambar pada umumnya, menjadi tersohor sampai ke manca negara. Sejak itu, siapa saja yang berkunjung maupun berlibur ke Lampung tak lengkap bila belum singgah ke Lambar.
Pesona alam Lambar, wilayah seluas 4.950,40 km2, masih memikat. Kabupaten dengan 13 kecamatan yang berpenduduk 383.736 jiwa (tahun 2005) ini menyimpan eksotisme alam yang sangat elok dipandang. Belum lagi, hasil perkebunan kopi Robusta dan Damar yang melimpah.
Selengkapnya baca di koran_detail.asp?id=335085&kat_id=166










